Kunjungan Syeikh

Alhamdulillah pada ahad 15 Desember 2013, Rumah TahfidzQu kedatangan tamu yang luar biasa, beliau adalah Syeikh Ahmad al Khannas. Beliau adalah salah seorang Ulama` Qurra` (Ulama Qur`an) di Syria. Selain itu beliau juga didampingi oleh Habib dan Fahmi Anggawie dari Darul Quran Jakarta.

Pada kesempatan kunjungan kali ini, Syeikh Ahmad al Khannas memberikan nasehat dan motivasi tentang Al Qur`an kepada para santri dan asatidz. Berikut kutipan nasihat beliau :

“Wahai kalian yang datang ke tempat ini untuk menghafalkan AlQuran, barangsiapa yang benar-benar menghafalkan Al Qur`an mengetahui maknanya, tafsirnya maka kalian akan bersama para malaikat yang mulia. Dan kalian semua yang ada di depan saya ini insyaAllah akan menjadi hafidzul Quran”.

Bagaimana untuk mewujudkan hal itu, apakah bisa dengan tidur,makan, dan bangun lagi? Tentu saja tidak bisa. Terus bagaimana agar kita bisa menjadi Hafidzul Quran. Yang pertama kita harus punya semangat untuk menghafalkan Al Qur`an, fokus dan cinta untuk menjadi penghafal Quran. Terus yang kedua kita harus meluangkan waktu untuk Quran, banyak orang yang sudah tua mengeluh karena bingung tidak bisa menyempatkan waktu untuk menghafalkan Al Qur`an, kalian masih kecil, waktu untuk menghafalkan Quran sangat terbuka . Menghafal Al Qura`n di waktu kecil seperti kalian ini ibarat memahat di batu, menghafalkan Al Qur`an di usia kalian ini sangat mudah sekali.

Di Rumah TahfidzQu ini kalian harus bersyukur karena berada di tempat yang tepat untuk menghafalkan Al Qur`an, ini merupakan nikmat bagi kalian semua, karena di luar sana banyak sekali anak-anak yang tidak mempunyai semangat untuk menghafalkan Al Qur`an, ini merupakan sebuah pilihan, Allah telah memilih kalian di tempat ini untuk menghafalkan Al Qur`an. Kalian harus mempunyai semangat dan meluangkan waktu untuk menghafalkan Al Qur`an agar tidak menyesal di kemudian hari.

Allah memudahkan Al Qur`an untuk dipelajari untuk dihafal dan dibaca, jadi bagi adik-adik yang ada disini sudah dijamin agar mudah dalam menghafalkan Al Qur`an.
Nabi punya generasi setelahnya, ada yang masih kecil, ada yang remaja, ada yang dewasa dan sudah tua. Pada awal dakwah nabi, diantara anak kecil yang beriman kepada Rasulullah adalah Ali bin abi Tholib. Beliau adalah anak kecil yang pertama beriman kepada Rasulullah. Yang kedua adalah Abdullah bin ibnu Mas’ud beliau masuk islam saat berusia 6 tahun. Beliau adalah orang pertama yang berani membaca Al Qur`an secara terang-terangan di depan kaum musyrikin di Makkah. Sebelum Rasulullah wafat beliau mewasiatkan bahwa jika ibnu Mas’ud membaca Al Qur`an belajarlah kepadanya. Nabi kita ini senang sekali mendengarkan bacaan Al Qur`an ibnu Mas’ud, bahkan ibnu Mas’ud diperbolehkan masuk kapan saja ke rumah Rasulullah. Hal ini dikarenakan Ibnu Mas`ud hafal Al Qur`an dan mencintai Al Qur`an.

Termasuk juga sahabat yang masih muda yang hafal alquran adalah ibnu abbas, beliau hafal al quran di usia 13 tahun, dan dia fakih di bidang agama. Di usianya yang ke 13 tahun ini beliau juga ahli dalam bidang tafsir dan beliau adalah pakarnya. Oleh karena itu jika ada sahabat yang ingin mengetahui kehidupan rasulullah dan bertanya tentang tafsir alquran para sahabat datang kepada ibnu abbas. Sampai ibnu abbas ini diberi gelar Fatal Qubul “anak kecil yang berpikiran dewasa”.
InsyaAllah dari kalian inilah penerus jejak ibnu Masud dan ibnu abbas, belajar sejak kecil dan menghafalkan al-Quran. Yang terpenting adalah semangat dulu dalam menghafal al-Quran, luangkan waktu untuk Quran dan konsisten dalam menghafal.

2 thoughts on “Nasehat Syeikh Ahmad Al Khannas kepada para santri

Leave a Reply to tahfidzqu Cancel reply