muhammad assad

Acara yang diselengarakan oleh Humaira yang bertema “Success with value”, pada tanggal 13 oktober 2013, yang diisi oleh Muhammad Assad, M.Sc.
beliau adalah seorang enterpreneur muda yang sekarang mulai produktif menulis buku. Bukunya yang banyak beredar adalah Notes From Qatar 1 dan 2, dua buku tersebut mengisahkan tentang pengalaman hidup Muhammad Asad yang juga menjadi bahan materi beliau di acara tablik akbar tersebut. Muhammad Asad juga memaparkan tentag isi buku NFQ 1 beliau tentag resep 3P yaitu positif, persistence, dan pray. 3 P ini diambil dari ibrah pengalaman Muhammad Asad ketika mengejar beasiswa S1 dan S2 nya. Positif dimaksudkan disini adalah selalu berfikir positif, inilah sikap yang harus senantiasa dibangun oleh orang-orang muslim, karena niat yang positif akan membuat langkah dan tindakan menjadi positif, pikiran inilah yang akan menghadirkan kebahagiaan, kesehatan serta kesuksesan.
Setelah itu persistence adalah sikap yang terus-menerus berusaha dan tidak menyerah untuk mencapai apa yang kita inginkan setelah itu di kuatkan dengan Pray yaitu doa yang menjadi senjata orang beriman, setelah semua usaha dikerahkan maka waktunya bertawakal dan berdoa. Dan ada 3 tambahan saktinya yang beliau anjurkan yaitu: sholat tahajud, sholat dhuha, dan sedekah. Ketiganya adalah jalan tol menuju kesuksesan. Setiap apa yang saya inginkan itu selalu dibarengi dengan sedekah karena itu adalah salah satu kebiasaan saya ketika saya menginginkan susuatu saya memancingnya dengan sedekah karena sedekah mempunyai banyak kelebihan, diantaranya menambah rezeki, menghindarkan musibah dan memanjangkan umur, papar asad. Banyak kehidupan manusia termasuk yang non muslim pun ketika bersedekah itu juga ditambah rizkinya sama allah jadi ini adalah konsep yang universal, jangan takut untuk bersedekah karena itu adalah perintah Allah. Para peserta pun sangat antusias untuk bertanya tentang pengalaman hidup Muhhamad Asad, dan ada yang menceritakan pengalamanya ketika mendapat beasiswa ke luar negri setelah membaca buku “Notes from Qatar” dan mengikuti saran yang ditulis dalam buku itu termasuk tentang sedekah.

Leave a Reply