Yogyakarta, 17-19 Januari 2025 – Dauroh Qur’an Mahasantri Rumah TahfidzQu yang diadakan pada 17 hingga 19 Januari 2025 sukses mencapai tujuannya untuk menguatkan semangat dan kebersamaan para peserta dalam menghafal Al-Qur’an. Mengusung tema “Menginternalisasi Kesyukuran Melalui Jalan Menghafal dan Memaknai Al-Qur’an,” acara ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mendalami dan memperdalam hafalan mereka, sambil merasakan indahnya proses perjuangan dalam menghafal.
Kegiatan dimulai dengan pemberangkatan peserta menuju Binakarya Guesthouse Syariah, Yogyakarta, yang menjadi lokasi kegiatan dauroh. Setibanya di sana, peserta langsung menempati kamar dan bersiap mengikuti serangkaian acara. Pembukaan dauroh diawali dengan dzikir sore bersama dan pengenalan tujuan acara, yang menekankan pentingnya proses perjuangan dalam menghafal Al-Qur’an.
“Kelak, orang-orang yang telah merasakan jatuh bangunnya perjuangan menghafal, tak kan rela melepaskan begitu saja hafalan yang telah dimilikinya. Cintanya menghujam teramat kuat, sebab terukir begitu dalam melalui proses yang berat.”
–Surat Cinta Untuk Pejuang Qur’an


Selama tiga hari acara, peserta difokuskan pada kegiatan utama, yaitu menghafal Al-Qur’an. Setiap hari dimulai dengan tahajud berjamaah, dilanjutkan dengan halaqah intensif untuk memperdalam hafalan. Selain itu, kegiatan dilengkapi dengan dzikir pagi dan sore yang memberikan ketenangan dan penguatan spiritual. Acara ini memberikan kesempatan kepada setiap peserta untuk saling mendukung dalam menghafal dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka.
Suasana kebersamaan semakin terjalin erat dengan kegiatan santai, seperti pembacaan Surah Al-Mulk di sekitar api unggun yang memberikan momen refleksi diri dan ketenangan. Pada hari kedua, para peserta juga mengikuti sesi nonton bareng yang menjadi waktu untuk bersosialisasi dan mempererat tali ukhuwah antar peserta.
Dauroh ini diadakan oleh Program Dewasa Rumah TahfidzQu, yang memang fokus untuk membimbing para peserta dewasa dalam memperdalam hafalan dan pemahaman Al-Qur’an. Dengan pendekatan yang penuh perhatian, program ini berhasil menciptakan atmosfer yang mendukung setiap peserta untuk terus berusaha menjaga dan memperbaiki hafalan mereka.

Pada akhir dauroh pertama, para peserta merasakan kemajuan signifikan dalam hafalan mereka dan semakin semangat untuk melanjutkan perjuangan dalam menghafal Al-Qur’an. Panitia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang bermanfaat bagi banyak orang, terutama dalam memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Setelah keberhasilan dauroh pertama, panitia akan melanjutkan kegiatan dengan dauroh kedua, yang akan dilaksanakan pada 20 hingga 23 Januari 2025 di Asrama Alfatihah, Yogyakarta. Kegiatan ini tetap fokus pada memperdalam hafalan Al-Qur’an dan pemahaman yang lebih dalam terhadap makna-maknanya.
Dauroh Qur’an Mahasantri Rumah TahfidzQu merupakan kesempatan yang tak boleh dilewatkan, terutama bagi mereka yang ingin memperkuat hafalan dan pemahaman Al-Qur’an serta mengembangkan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.